Profiling Senyawa Metabolit Fraksi Etil Asetat Daun Moringa oleifera Menggunakan GC-MS dan LC-MS/MS

Authors

  • Lenggo Geni Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mohammad Husni Thamrin, Indonesia, Indonesia
  • Ari Estuningtyas Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Indonesia, Indonesia
  • Beti Ernawati Dewi Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37012/anakes.v12i1.3408

Abstract

ABSTRAK

Latar belakang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan integrasi pengobatan herbal dalam program kesehatan nasional. Indonesia kaya akan tanaman obat, termasuk Moringa oleifera (M. oleifera) yang tumbuh subur di berbagai iklim. Fitokimia daun, biji, akar, dan bunganya dimanfaatkan secara tradisional untuk mengobati demam, antiinflamasi, sakit kepala, dan antimikroba. Namun, dasar mekanisme kerja fitokimia dari M. oleifera masih belum jelas, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengeksplor senyawa-senyawa yang terkandung, khususnya pada daun M. oleifera. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fitokimia fraksi etil asetat ekstrak etanol daun M. oleifera menggunakan GC-MS dan LC-MS/MS.

Bahan dan Metode: Fraksi etil asetat ekstrak etanol daun M. oleifera (Konimex, katalog MOT-10, 9 September 2021) dianalisis untuk senyawa aktif menggunakan GC-MS (Labkesda DKI Jakarta) dan LC-MS/MS (Puslabfor POLRI, Sentul, Bogor). GC-MS efektif untuk senyawa volatil, sedangkan LC-MS/MS cocok untuk senyawa non-volatil dan kompleks.

Hasil. Analisis GC-MS pada fraksi etil asetat ekstrak etanol daun M. oleifera mengidentifikasi senyawa mayor yaitu asam linolenat (25,52%), metil linolenat (12,67%), asam palmitat (9,29%), dan linolenol (9,05%). Senyawa minor yaitu fitosterol (1,66%), oktilenol (1,48%), dan tetrahidroisoquinolin (1,07%). Analisis LC-MS/MS (database ChemSpider) menunjukkan senyawa mayor yaitu flavonoid (16,83%) yang terdiri dari kuersetin, kaempferol, dan glikosida, steroid (9,33%), dan asam karboksilat (8,37%), .

Kesimpulan: Fraksi etil asetat ekstrak etanol daun M. oleifera mengandung senyawa potensial seperti flavonoid (kuersetin, kaempferol), steroid, dan alkaloid sebagai kandidat aktif terapeutik. Aktivitas biologisnya perlu dikonfirmasi melalui uji lebih lanjut, termasuk potensi antivirus, antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba secara in vitroin vivo, maupun in silico.

Kata Kunci: Daun M. oleifera, Ekstrak etanol, Fraksi etil asetat.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Geni, L., Estuningtyas, A., & Dewi, B. E. (2026). Profiling Senyawa Metabolit Fraksi Etil Asetat Daun Moringa oleifera Menggunakan GC-MS dan LC-MS/MS. Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 12(1), 49–59. https://doi.org/10.37012/anakes.v12i1.3408

Citation Check