Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa

Authors

  • Martha Katarina Silalahi Universitas Mohammad Husni Thamrin , Indonesia https://orcid.org/0000-0001-9135-9622
  • Ilah Muhafilah Universitas Mohammad Husni Thamrin , Indonesia
  • Suwarningsih Universitas Mohammad Husni Thamrin , Indonesia
  • Titi Indriyati Universitas Mohammad Husni Thamrin , Indonesia
  • Widiawati Universitas Mohammad Husni Thamrin , Indonesia
  • Annisa Nursita Angesti Universitas Mohammad Husni Thamrin , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37012/jik.v17i1.3640

Keywords:

gagal ginjal kronik, hemodialisis, kepatuhan, kualitas hidup, pengetahuan

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang dan dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Tingkat pengetahuan dan kepatuhan menjalani hemodialisis diduga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, namun penelitian yang mengkaji kedua faktor tersebut secara bersamaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 83 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, End Stage Renal Disease Adherence Questionnaire (ESRD-AQ), dan World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,1% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 59,0% patuh menjalani hemodialisis, dan 67,5% memiliki kualitas hidup yang tinggi. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup (p=0,000) serta antara kepatuhan menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup (p=0,000). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan kepatuhan menjalani hemodialisis berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Peningkatan edukasi kesehatan dan pendampingan pasien selama menjalani terapi hemodialisis perlu terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup pasien.

Author Biography

Martha Katarina Silalahi, Universitas Mohammad Husni Thamrin

nursing faculty

References

Andri, K., Papertu, N., & Nency, E. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pasien Chronic Kidney Disease Dalam Menjalani Hemodialisa Di Ruangan Hemodialisa Semen Padang Hospital Tahun 2025 Abstrak 2025 . Jenis Penelitian Deskriptif Analitik Dengan Desain Cross Sectional. 19(2), 757–765.

Asih, E. Y., & Aji, Y. G. T. (2022). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Dengan Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Rsau Dr. Esnawan Antariksa. Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(2), 29–36.

Berek, P. A. L., Lay, Y., Fun, U., Fouk, M. F. W. A., Studi, P., & Fakultas, K. (2025). Hubungan Antara Umur Dan Jenis Kelamin Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 2013(April), 230–242.

Budi, I. S., Rahmawati, P. A., Setiyowati, M. A., Ni’mah, N., Afriyani, N., & Damayanti, Y. K. (2023). Literatur Review: Pengaruh Hemodialisis Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik. Jurnal Profesi Keperawatan, 10(2).

Desy, R. P. M., Nila, Y. A., & Mahadri, D. (2022). Analisis Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik. Pharmacoscript, 5(2), 136–156.

Dwi, R., & Aminah, S. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kualitas Hidup Pasien Yang Menjalani Hemodilisis Di Rs Islam Jakarta Tahun 2023. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)), 14647–14656.

Fachrezi, M. T., Ulfah, S. M., & Sedayu, S. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Jenis Kelamin Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Terhadap Kenaikan Berat Badan Interdialitik Di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon. Jurnal Impresi Indonesia, 4(9), 3495–3506.

Kovesdy, C. P. (2022). Epidemiology Of Chronic Kidney Disease: An Update 2022. In Kidney International Supplements.

Kusuma, H., Suhartini, Ropyanto, C. B., Hastuti, Y. D., Hidayati, W., Sujianto, U., Widyaningsih, S., Lazuardi, N., Yuwono, I. H., Husain, F., Z.N, E. G., Selvia, A., & Benita, M. Y. (2019). Mengenal Penyakit Ginjal Kronis Dan Perawatannya.

Lenny, I Wayan, A. (2024). Faktor-Faktor Berhubungan Dengan Terjadinya Gagalginjal Kronik Di Perawatan Penyakit Dalam Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(6), 2015–2021.

Lia Iswara, S. K. M. (2021). Hubungan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis : Literature Review. Borneo Student Research, 2(2), 958–967.

Nur, F. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Lamanya Hemodialisa Dan Faktor Demografi Terhadap Ketidakpatuhan Pasien Hemodialisa Dirsau Dr. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma Jakarta. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 3(2), 167–186.

Nurarifah, Gustini, Sukmawati, Mua, E. L., & Ra’bung, A. S. (2025). Determinants Quality Of Life For Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis Therapy. Public Health Of Indonesia, 11(1), 59–67.

Nurfatin, G. N., Yonata, A., & Apriliana, E. (2023). Hipotensi Intradialitik Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Medical Profession Journal Of Lampung, 13(3), 327–331.

Pande Made Desy, R., Agustina Nila, Y., & Mahadri, D. (2022). Analisis Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik. Pharmacoscript, 5(2), 136–156.

Pakpahan, R. A., Banjarnahor, T. R., & Simanungkalit, C. L. (2024). Hubungan Lama Dan Kepatuhan Menjalani Hemodialisa Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Jurnal Ners, 8(2), 1879-1887.

Pratiwi, Y. E., Sekti, B. H., & Widara, R. T. (2023a). Hubungan Pengetahuan Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rumah Sakit Dr. Soepraoen Malang. Medfarm: Jurnal Farmasi Dan Kesehatan.

Riyanti, D., & Aminah, S. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kualitas Hidup Pasien Yang Menjalani Hemodilisis Di Rs Islam Jakarta Tahun 2023. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 14647-14656.

Reny, S. (2023). Keperawatan Pada Klien Gagal Ginjal. In Unisma Pres (Vol. 1, Issue 1).

Santoso, F. (2023). Sistem Manajemen Informasi Kesehatan Pada Suatu Desa Untuk Mewujudkan Desa Sehat. Jurnal Mahasiswa Humanis, 3(3), 170–179.

Sari, R. P., & Soleman, S. R. (2024). Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsud Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta. Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan., 2(4), 123–132.

Sinurat, L. R. E., Barus, D., Simamora, M., & Syapitri, H. (2022). Self Management Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di Unit Hemodialisa. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1), 173–184.

Sitopu, S. D., Saragih, R., & Sihotang, N. E. (2023). Hubungan Kepatuhan Diet Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsu Bidadari Binjai. Jurnal Darma Agung Husada.

Subekti, D. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Diet Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 3(1), 40–51.

Warite Gire, Eman Sulaiman, & Nirwana. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik Dalam Menjalani Terapi Hemodialisa Di Rsud Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2023. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 2(3), 60–68.

Downloads

Published

2025-03-30

How to Cite

Silalahi, M. K., Ilah Muhafilah, Suwarningsih, Titi Indriyati, Widiawati, & Annisa Nursita Angesti. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 17(1), 267–277. https://doi.org/10.37012/jik.v17i1.3640

Citation Check