Determinan Status Gizi Remaja: Peran Pengetahuan Gizi, Konsumsi TTD, dan Pola Konsumsi Fast Food
DOI:
https://doi.org/10.37012/jik.v17i1.3567Keywords:
Pengetahuan Gizi, Tablet Tambah Darah (TTD), Pola Konsumsi Fast Food, Status GiziAbstract
Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, periode pertumbuhan yang pesat pada masa remaja membutuhkan peningkatan zat gizi terutama pada remaja putri. Selain faktor biologis tersebut, status gizi remaja juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pengetahuan gizi, kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan pola konsumsi fast food. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengetahuan gizi, konsumsi TTD, dan pola konsumsi fast food terhadap status gizi remaja. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi remaja usia 13-18 tahun dengan pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Sebagian besar remaja tidak patuh mengonsumsi Tablet Tambah Darah (87,4%), memiliki status gizi baik (73,3%), serta memiliki pengetahuan gizi seimbang yang cukup (53,9%). Frekuensi konsumsi fast food terbagi antara kategori sering dan jarang (masing-masing 50%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi, kepatuhan konsumsi Tablet tambah darah, maupun frekuensi konsumsi fast food dengan status gizi (IMT/U). Meskipun tidak ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik, edukasi mengenai konsumsi Tablet Tambah Darah dan pola makan sehat tetap diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif.
References
Afifah, C.A.N. Dkk (2022) Buku Ajar Gizi Dalam Daur Kehidupan. Yogyakarta: Deepublish.
Alfiyatur Rahmah, Ony Linda, & Dian Kholika Hamal. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Remaja Di SMP Negeri 262 Jakarta Timur Tahun 2024. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(3), 549–563. Https://Doi.Org/10.55123/Sehatmas.V3i3.3974
Azzahra, F. L., Suryaalamsah, I. I., Studi, P., Gizi, S., Kedokteran, F., Kesehatan, D., & Muhammadiyah Jakarta, U. (2024). Hubungan Pengetahuan Gizi, Pola Makan, Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Status Gizi Lebih Pada Remaja Di Man 2 Jakarta Timur (Vol. 16, Issue 1). Https://Jurnalgizi.Unw.Ac.Id/Index.Php/JGK/Article/View/467/253
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.(2023). SURVEI KESEHTAN INDONESIA. Https://Kemkes.Go.Id/App_Asset/File_Content_Download/17169067256655eae5553985.98376730.Pdf
Ilmi Hairuddin, N., Sukmawati, H., Asikin, H., Fanny, L., (2023). HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN FAST FOOD DENGAN ASUPAN ZAT BESI, SENG DAN STATUS GIZI REMAJA. HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN FAST FOOD DENGAN ASUPAN ZAT BESI, SENG DAN STATUS GIZI REMAJA. Https://Repositorynew.Poltekkes-Mks.Ac.Id/612/2/MANUSKRIP%20NURUL%20ILMI.H.Pdf
Maslakhah, N. M., & Prameswari, G. N. (2022). Pengetahuan Gizi, Kebiasaan Makan, Dan Kebiasaan Olahraga Dengan Status Gizi Lebih Remaja Putri Usia 16-18 Tahun. Indonesian Journal Of Public Health And Nutrition, 2(1), 52–59. Https://Doi.Org/10.15294/Ijphn.V2i1.52200
Nanda, C. A., Intan, D., P., Widiyaningsih, E. N., & Mardiyati, N. L. (2023). HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI FAST FOOD DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA. PONTIANAK NUTRITION JOURNAL, 6. Http://Ejournal.Poltekkes-Pontianak.Ac.Id/Index.Php/PNJ/Index
Rusmiati, D., Beda Ama, P. G., & Wahyuni, D. (2025). Efektivitas Suplementasi Tablet Tambah Darah Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 17(2), 85–95. Https://Doi.Org/10.37012/Jik.V17i2.2975
Syamsul, Z, Sirajuddin, N, & Tamrin, A (2023). HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN KEBIASAAN MAKAN FAST FOOD DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI SMA NEGERI 30 MAKASSAR., Repositorynew.Poltekkes-Mks.Ac.Id, Https://Repositorynew.Poltekkes-Mks.Ac.Id/655/1/MANUSKRIP%20ZULFANY%20SYAMSUL%20REAL.Pdf
Syarifah Latifah Hanum, T., Pristiana Dewi, A.(2017). HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN MENGKONSUMSI FAST FOOD DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Rita Fitriyanti, Titi Indriyati, Ratna Mutu Manikam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Ilmiah Kesehatan allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions Authors are allowed to archive their submitted article in an open access repository Authors are allowed to archive the final published article in an open access repository with an acknowledgment of its initial publication in this journal.

Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.








