Hubungan Body Image, Emotional Eating, Pengaruh Teman Sebaya, Aktivitas Fisik, dan Pola Konsumsi Fast Food Terhadap Status Gizi Siswa di SMAN 64 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.37012/jik.v18i1.3113Keywords:
status gizi, body image, emotional eating, aktivitas fisikAbstract
Fase remaja merupakan masa transisi kritis sehingga status gizi sangat berperan dalam mencegah masalah gizi, seperti gizi kurang maupun gizi lebih. Perubahan biologis yang dialami saat masa pubertas yaitu terjadinya pematangan seksual, peningkatan tinggi dan berat badan, penambahan massa tulang, serta perubahan komposisi tubuh. Tujuan penelitian mengetahui hubungan body image, emotional eating, pengaruh teman sebaya, aktivitas fisik, dan pola konsumsi fast food terhadap status gizi. Jenis penelitian cross sectional. Populasi penelitian siswa kelas 12 berusia 16-17 tahun, Dengan sampel 94 siswa. Analisis data menggunakan uji Chi square dengan teknik Proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian yaitu timbangan digital dan mikrotoa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat siswa dengan status gizi baik 73.4%, gizi kurang 5.3%, dan gizi lebih 21.3%. terdapat hubungan antara body image (p = 0,004), emotional eating (p = 0,002), dan aktivitas fisik (p = 0,002) dengan status gizi siswa. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara body image, emotional eating, dan aktivitas fisik dengan status gizi. Saran : Peningkatan aktivitas fisik, pola makan seimbang, penyediaan camilan sehat di sekolah, serta perbaikan instrumen penelitian melalui observasi kuesioner dan penambahan recall 2x24 jam agar lebih lengkap.
References
Muchtar, F., Sabrin, S., Effendy, D. S., Lestari, H., & Bahar, H. (2022). Pengukuran status gizi remaja putri sebagai upaya pencegahan masalah gizi di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Abdi Masyarakat, 4(1), 43–48. https://doi.org/10.58258/abdi.v4i1.3782
UNICEF. (2021). Strategi Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku: Meningkatkan Gizi Remaja di Indonesia. Unicef, 1–66.
Indonesian Ministry Of Health Development Policy Board. (2023). Indonesian Health Survey (Survei Kesehatan Indonesia) 2023. Ministry of Health, 1–68.
Diorarta, R., & Mustikasari. (2020). Tugas Perkembangan Remaja Dengan Dukungan Keluarga: Studi Kasus. In Carolus Journal of Nursing (Vol. 2, Issue 2, pp. 111–120). https://doi.org/10.37480/cjon.v2i2.35
Marlina, Y., & Ernalia, Y. (2020). Hubungan Persepsi Body Image dengan Status Gizi Remaja Pada Siswa SMPN 8 di Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(2), 183–187. https://doi.org/10.25311/keskom.vol6.iss2.540
Roziqil, P., & Puteri, A. D. (2024). Hubungan Stress dan Emotional Eating dengan Status Gizi pada Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Tahun 2023. Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(3), 365–371.
Harahap, N, L., Lestari, W., & Manggabarani, S. (2020). Hubungan keberagaman makanan, makanan jajanan dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di kabupaten Labuhan Batu. Jurnal Nutrire Diaita, 12(02), 45 – 51.
Heryani, A., Yulinni, F, C., & Fajri, R. (2024). Hubungan pola konsumsi makanan cepat saji dengan status gizi pada remaja di SMPN 1 Ngawen. Jurnal ilmiah kesehatan masyarakat dan sosial, 2(4), 13 – 25.
Puspitasari, D., Kusumawati, D., & Ma’rifah, B. (2024). The Correlation Between Eating Habits and Peer Influence on the Nutritional Status of Adolescent Girls. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 5(2), 223–229.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ratna Mutu Manikam, Karlina Agustin, Slamet Santoso Kurniawan, Annisa Nursita Angesti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Ilmiah Kesehatan allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions Authors are allowed to archive their submitted article in an open access repository Authors are allowed to archive the final published article in an open access repository with an acknowledgment of its initial publication in this journal.

Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.








